PEMBELAJARAN JARAK JAUH
Pembelajaran jarak jauh (juga disebut juga pendidikan jarak jauh) merupakan pelatihan yang diberikan kepada peserta atau siswa yang tidak berkumpul bersama di satu tempat secara rutin untuk menerima pelajaran secara langsung dari instruktur. Bahan-bahan dan instruksi-instruksi detail yang bersifat khusus dikirimkan atau disediakan untuk para peserta yang selanjutnya melaksanakan tugas-tugas yang akan dievaluasi oleh instruktur. Dalam kenyataannya dapat dimungkinkan instruktur dan peserta tersebut terpisah tidak hanya secara geografis namun juga waktu.
Pembelajaran jarak jauh memungkinkan para peserta mengambil kelas kapanpun dan dimanapun. Hal ini memungkinkan mereka untuk menyesuaikan pendidikan dan pelatihannya dengan tanggung jawab dan komitmen-komitmen lainnya, seperti keluarga dan pekerjaan. Ini juga memberi kesempatan kepada para peserta yang mungkin tidak dapat belajar karena keterbatasan waktu, jarak atau dana untuk ikut serta. Dan juga memungkinkan subyek-subyek yang dianggap tidak begitu umum diajarkan tersedia bagi lebih banyak peserta.
Setiap tahunnya, kebutuhan akan pembelajaran yang berbentuk aktivitas belajar mengajar semakin meningkat dikarenakan jumlah manusia yang terus bertambah. Aktivitas belajar mengajar biasanya dilakukan dengan bertatap muka / datang langsung. Namun seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, proses pembelajaran dapat dilakukan tidak dengan tatap muka / datang langsung. Salah satu bentuk teknologi yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar adalah E-Learning. Dan berikut beberapa pengertian E-Learning :
E-learning adalah sebuah proses pembelajaran yang berbasis elektronik. Salah satu media yang digunakan adalah jaringan komputer. Dengan dikembangkannya di jaringan komputer memungkinkan untuk dikembangkan dalam bentuk berbasis web, sehingga kemudian dikembangkan ke jaringan komputer yang lebih luas yaitu internet. Penyajian e-learning berbasis web ini bisa menjadi lebih interaktif. Sistem e-learning ini tidak memiliki batasan akses, inilah yang memungkinkan perkuliahan bisa dilakukan lebih banyak waktu (Nugroho, 2007).
Istilah e-learning digunakan sebagai istilah untuk segala teknologi yang digunakan untuk mendukung usaha-usaha pengajaran lewat teknologi elektronik internet. Oleh karena itu, istilah e-learning lebih tepat ditujukan sebagai usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajar mengajar yang ada di sekolah/universitas ke dalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi internet (Purbo & Hartanto, 2002).
Dengan perkembangan E-Learning, tentunya teknologi ini mempunyai kelebihan dan kekurangan, beberapa kelebihan dan kekurang E-Learning diantaranya :
Kelebihan E-Learning :
· Tidak terbatas tempat dan waktu, peserta pembelajaran e-learning dapat belajar di mana saja dan kapan saja
· Bahan – bahan pembelajaran mudah diakses sehingga memungkinkan peserta e-learning melakukan pembelajaran berulang kali agar peserta lebih mudah memahami materi tersebut
· Mendorong minat belajar peserta e-learning untuk peserta yang aktif
· Logistik yang mudah — yang dibutuhkan adalah komunikasi yang baik
· Mengurangi pengeluaran tambahan, seperti untuk ruang kelas dan staf pengajar
· Peserta didik dapat mengontrol kapan mereka belajar dan pada tahapan apa
· Pembelajaran jarak jauh dapat lebih dimungkinkan karena peserta didik dapat menyesuaikan pelajarannya sambil bekerja
Kekurangan E-Learning :
· Berkurangnya interaksi sosial secara langsung yang biasanya didapatkan saat melakukan interaksi belajar mengajar secara tatap muka
· Beberapa peserta e-learning yang bersifat pasif cenderung untuk malas memanfaatkan e-learning sehingga mereka tidak menanfaatkan e-learning secara maksimal
· Waktu dan pekerjaan yang berkaitan dengan penyampaian proses pembelajaran jarak jauh lebih banyak daripada proses pembelajaran secara tatap muka
· Dukungan administratif untuk proses pembelajaran jarak jauh dibutuhkan untuk melayani jumlah peserta didik yang mungkin sangat banyak
· Beberapa peserta merasa terasing karena jarak
· Kurangnya struktur dan kebutuhan akan motivasi/inisiatif yang tinggi dapat merupakan tantangan (masalah) bagi para peserta
Dalam pemanfaatannya sebagai media pembelajaran jarak jauh, Implementasi E-Learning dibagi menjadi 3 bentuk diantaranya :
1. Suplemen / tambahan
Bentuk implementasi yang berupa tambahan dilakukan apabila peserta e-learning mempunyai kebebasan memilih, untuk memanfaatkan materi pembelajaran elektronik atau tidak. Dalam hal ini, tidak ada kewajiban / keharusan bagi peserta e-learning untuk mengakses materi pembelajaran elektronik. Sekalipun sifatnya opsional, peserta didik yang memanfaatkannya tentu akan memiliki tambahan pengetahuan atau wawasan.
2. Komplemen / pelengkap
Bentuk implementasi yang berupa pelengkap apabila materi e-learning diprogramkan untuk melengkapi matei pembelajaran yang diterima peserta e-learning di dalam kelas pembelajaran. Sebagai komplemen / tambahan yang artinya materi e-learning digunakan untuk menjadi materi enrichment / pengayaan bagi peserta e-learning di dalam mengikuti kegiatan pembelajaran konvensional. Sebagai enrichment, apabila peserta e-learning dapat dengan cepat menguasai/memahami materi pembelajaran yang disampaikan pengajar secara tatap muka maka para peserta e-learning diberikan kesempatan untuk mengakses materi e-learning yang memang secara khusus dikembangkan untuk mereka.
3. Substitusi / pengganti
Dalam bentuk impementasi sebagai pengganti / menjalankan E-Learning secara penuh sebagai pengganti kelas konvensional adalah agar peserta e-learning dapat secara fleksibel mengelola kegiatan pembelajaran sesuai dengan waktu dan aktivitas lain sehari-hari. Ada 3 (tiga) alternatif model kegiatan pembelajaran yang dapat diikuti peserta e-learning :
· Sepenuhnya secara tatap muka (konvensional),
· Sebagian secara tatap muka dan sebagian lagi melalui internet, atau bahkan
· Sepenuhnya melalui internet.
Pro dan kontra mengenai pembelajaran jarak jauh
Pembelajaran jarak jauh dapat sangat efektif, khususnya bagi para peserta yang lebih dewasa dan memiliki motivasi kuat untuk mengejar sukses dan senang diberi kepercayaan melakukan proses belajar secara mandiri. Namun demikian, kesuksesan paket Pembelajaran Jarak Jauh, yang meninggalkan ketaatan pada jadwal seperti pada proses pembelajaran tatap muka, bukanlah merupakan suatu pilihan yang mudah baik bagi instruktur maupun peserta didik. Berikut ini beberapa pro dan kontra:
Bagaimana pembelajaran jarak jauh disampaikan?
Proses pembelajaran jarak jauh dapat disampaikan dengan menggunakan berbagai teknik dan teknologi. E-learning mungkin merupakan bentuk pembelajaran jarak jauh yang paling mahal dan paling maju, namun ada cara-cara penyampaian pelatihan lainnya yang telah digunakan dengan berhasil selama bertahun-tahun. Metode penyampaian tersebut antara lain:
- E-learning: penyampaian dengan komputer dan memanfaatkan teknologi internet serta pemrograman yang memungkinkan para peserta didik untuk berinteraksi dengan bahan-bahan pelajaran melalui chat room (ruang komunikasi), notice board (papan pengumuman), video conferencing, dll. Beberapa contoh mengenai metode ini dapat diperoleh di: http://www.archive-skills.com/links/links10.php
- Program televisi: merupakan suatu seri program televisi yang dirancang untuk menyampaikan teknik-teknik dan teori. Metode ini dapat berupa penyiaran melalui saluran kabel atau saluran terestrial atau dengan menyediakan video tape atau DVD. Selama beberapa tahun Open University di Inggris menggunakan teknik ini.
- Bahan-bahan tertulis: kadangkala disebut kursus melalui surat (correspondence courses), dimana bahan-bahan teks ditulis secara khusus untuk kursus dengan proses belajar jarak jauh, misalnya buku kerja (workbook) yang berisikan tugas-tugas dan latihan-latihan, dimana peserta didik dapat mengerjakannya dengan tingkat kecepatan yang ditentukannya sendiri.
Apa yang berbeda dalam pembelajaran jarak jauh?
Pembelajaran jarak jauh memerlukan suatu pendekatan yang berbeda dalam hal perencanaan, perancangan, penyampaian kursus dan komunikasi. Peserta membutuhkan motivasi diri untuk memulai dan mengembangkan persistensi dan keahlian-keahlian dalam tugas yang bersifat mandiri (self-directing work). Instruktur akan mengembangkan dan menggunakan metodologi-metodologi dan gaya-gaya pembelajaran baru, mulai dari instruksi langsung hingga mengelola strategi-strategi pembelajaran, memberi dukungan terhadap peserta didik, memfasilitasi perdebatan jarak jauh, serta mendiseminasi informasi dan pandangan-pandangan. Beberapa elemen dari proses pembelajaran yang difasilitasi dan yang individual dipresentasikan dalam proses pembelajaran jarak jauh.
Bagaimana menulis bahan-bahan pembelajaran jarak jauh
Saat membuat bahan-bahan tekstual untuk pembelajaran jarak jauh, penting sekali bahwa bahan-bahan tersebut ditulis sedemikian rupa dengan mengikutsertakan peserta. Beberapa tip diantaranya :
- Tulisan dibuat sederhana, tidak bertele-tele, dan jelas
- Berikan definisi untuk kata-kata atau peristilahan yang dipergunakan
- Gunakan suatu gaya informal dan yang dapat dipahami
- Berikan hasil (outcome) pembelajaran yang akan dicapai secara jelas untuk setiap unit/modul
- Petakan langkah-langkah bagi peserta tersebut pada saat anda mengemukakan mengenai hasil-hasil (outcome) proses pembelajaran tersebut sehingga mereka mengetahui dimana mereka berada dan hendak kemana selanjutnya.
- Jika memungkinkan, ulangi konsep-konsep, ide-ide dan teori-teori beberapa kali
- Selingi aktivitas-aktivitas dan latihan-latihan untuk penilaian sendiri (self assessment) secara terus-menerus yang nantinya diakhiri dengan sesuatu yang lebih penting
- Bangun pengetahuan dan pemahaman melalui beberapa latihan
- Apabila memungkinkan, gunakan contoh-contoh dan studi-studi kasus yang relevan
Faktor-faktor keberhasilan
Terdapat beberapa faktor penting keberhasilan pembelajaran jarak jauh:
- Instruktur harus semangat dan konsisten (committed)
- Tim harus melibatkan dukungan administratif yang baik, tergantung pada jenis bahan dan metode-metode penyampaian yang dipergunakan, serta staf perancangan dan pembuatan yang baik
- Bahan-bahan pengajaran harus direncanakan dengan baik sehingga mereka dapat diuji dan selalu tersedia. Sebagian besar pekerjaan dilakukan sebelum bahan-bahan tersebut diterima oleh para peserta
- Harus ada fasilitasi dan dorongan terhadap interaksi peserta baik dengan instruktur maupun dengan para peserta sendiri
- Pelatih harus tetap berkomunikasi secara rutin dengan semua peserta didik
- Kemampuan untuk menggunakan setiap teknologi yang digunakan merupakan keharusan. Harus diujikan dan dijelaskan kepada para peserta sepenuhnya sehingga mereka mereka mengenali dengan baik dan merasa nyaman dengannya
- Masalah-masalah komunikasi dan teknis harus diselesaikan begitu muncul
- Instruktur perlu menggunakan berbagai metode interaksi dan feedback (misalnya komunikasi satu per satu conference calls, snail-mails, e-mail, video dan komunikasi tatap muka dengan menggunakan komputer (computer conferencing)
- Para peserta dapat menyimpan buku hariannya mengenai pandangan-pandangan mereka terhadap kemajuan dan isi dari kursus tersebut dan selanjutnya mengirimkan atau menyampaikan secara berkala
- Sangat penting untuk dapat melakukan kursus langsung tatap muka paling tidak satu kali, yang akan lebih baik bila dilakukan diawal dalam rangka membantu para peserta terbiasa dengan rutinitas pembelajaran jarak jauh dan untuk memberikan beberapa arahan mengenai teknik-teknik belajar
terimakasih telah berbagi ilmu yang menurut saya cukup bermanfaat, dengan pembahasan yang sudah cukup lengkap bagian-bagiannya dan bisa di pahami. tapi kondisi saat ini masih banyak dilingkungan saya pemikirannya masih belum bisa mengikuti paradigma atau pekembangan zaman, kira-kira apa yang bisa saya lakukan??
BalasHapussalam literasi..
Hapussaya akan memberi tanggapan atas pertanyaan dari saudari Jeni..
salah satu upaya agar kita selalu update mengikuti perkembangan dan selalu berlatih untuk mengikuti hal-hal baru, sehingga kita mengikuti paradigma pembaharuan..
Salam Teknologi Pendidikan...
BalasHapusArtikel yang cukup menarik dan edukatif, sehingga menambah wawasan dan khasanah ilmu dan pengetahuan kita mengenai pemanfaatan serta implementasi Teknologi, Informasi dan Komunikasi (ICT) dalam proses pembelajaran. Salah satunya program e-learning yang memfasilitasi distance learning. Mungkin yang perlu ditambahkan sumber referensi sehingga dapat lebih membedakan mana yang teori dan yang opini. Selain itu kata penutup sebagai ending tulisan tidak disertakan, sehingga terkesan artikelnya masing menggantung. Mohon maaf jika kurang berkenan. Terima kasih. Tetap sehat, semangat dan luar biasa.
Salam literasi..
Hapusterimaksaih atas tanggapan dari saudari Adhita..
Untuk kedapan saya akan berusaha untuk memperbaiki tulisan dengan mencantumkan teori-teori yang relevan dan mencantumkan referensi yang terkait dengan penulisan..
satu hal yang saya pahami, bahwa E learning menjadi inovasi dalam mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dalam pembelajaran, sehingga kita bisa belajar kapan saja dan dimana saja. seperti yang kita lakukan saat ini. namun hal yang perlu kita perhatikan dalam tatanan penyusunan artikel. harus benar-benar sistematik, antara pembuka, inti dan penutup. mungkin itu masukan dari saya. meskipun tulisan saya juga tidak lebih dari artikel ini. terima selamat pagi dengan segala tajuk bahagia.
BalasHapusTerimakasih atas tanggapannya..
HapusE learning menjadi inovasi dalam mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dalam pembelajaran, sehingga kita bisa belajar kapan saja dan dimana saja. seperti yang kita lakukan saat ini. namun hal yang perlu kita perhatikan dalam tatanan penyusunan artikel. harus benar-benar sistematik, antara pembuka, inti dan penutup. memang secara tertulis belum saya masukkan secara rinci berbagai permasalahan dan keterkaitan antara pembuka, inti dan penutup..
Mudah-mudahan kedepannya bisa lebih baik lagi..
Assalamu'alaikum warahhmatullahi Wabarakatuh... izin menanggapi tulisan Kak Nurhasanah tentang ICT and Teaching dalam pmbelajaran jarak jauh, e-learning salah satu bentuk pembelajaran jarak jauh yang saat ini banyak dimanfaatkan oleh semua kalangan untuk proses pembelajaran jarak jauh, keberhasilan dari e-learning ini tergantung dari komitmen pebelajar dan bagaimana materi tersebut dikemas agar mudah dipelajari, dimengerti dan difahami, ini dapat menjadi suatu tantangan pendidikan di era virtual bahwasannya proses pembelajaran dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja tanpa batasan, namun satu hal yang perlu diperhatikan bersama bahwa filterisasi terhadap berbagai informasi yang sangat mudah dikases tetap diperlukan agar informasi yang diperoleh sebagai hasil dari pembelajarn akurat serta dapat dipertanggungjawabkan secara empirik dari aspek keilmuan maupun secara ilmiah.Terima Kasih, salam sukses..
BalasHapusAssalamu'alaikum warahhmatullahi Wabarakatuh...
Hapustantangan pendidikan di era virtual bahwasannya proses pembelajaran dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja tanpa batasan, namun satu hal yang perlu diperhatikan bersama bahwa filterisasi terhadap berbagai informasi yang sangat mudah dikases tetap diperlukan agar informasi yang diperoleh sebagai hasil dari pembelajarn akurat serta dapat dipertanggungjawabkan secara empirik dari aspek keilmuan maupun secara ilmiah. terimakasih
Assalamu'alaikum...
BalasHapusTulisan yang cukup menarik untuk dibaca. Sistem PJJ telah menjadi sebuah inovasi yang berarti dalam dunia pendidikan saat ini. Sistem PJJ telah menunjukkan kemampuannya untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan belajar dan berbagai macam tipe siswa di banyak negara. Apa perbedaan yang mendasar antara system pendidikan jarak jauh dan system pendidikan terbuka ? Seperti yang kita ketahui saat ini provinsi jambi telah menerapkan sistem pendidikan terbuka dengan adanya beberapa sekolah menengah setingkat SMP atau SMA Terbuka yang terdapat di beberapa kabupaten di provinsi Jambi contoh di Kabupaten Merangin
Assalamu'alaikum warahhmatullahi Wabarakatuh...
HapusSistem PJJ telah menjadi sebuah inovasi yang berarti dalam dunia pendidikan saat ini. Sistem PJJ telah menunjukkan kemampuannya untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan belajar dan berbagai macam tipe siswa di banyak negara. Sistem pembelajaran yang dipakai Indonesia saat mengikuti perkembangan dari negara luar, sehingga kedepannya sistem pembelajaran bisa lebih baik lagi..